Home >Unlabelled > Dibalik Lezatnya Es Krim
Dibalik Lezatnya Es Krim
Posted on Wednesday, March 10, 2010 by Unknown
Seperti juga coklat, maka es krim adalah makanan favorit tua muda. Lihat saja di mal atau supermarket, tua muda rela antri untuk membeli es krim. Apa istimewanya es krim sehingga disuka banyak orang? Tentu saja karena rasanya yang enak dan teksturnya yang sangat lembut tidak seperti es pada umumnya.
Ingin tahu mengapa es krim beda dengan es batu biasa???
Bahan-bahan tersebut dicampur, dipasteurisasikan, dihomogenasikan, dan didinginkan dengan cepat. Setelah emulsi minyak dalam air tersebut dibiarkan dalam waktu yang lama, kemudian dilewatkan dalam kamar yang suhunya cukup rendah untuk membekukan sebagian campuran. Pada saat yang sama udara dimasukkan dengan cara dikocok. Tujuan dari pembekuan dan aerasi ini adalah pembentukan buih yang stabil melalui destabilisasi parsial dari emulsi. Pengocokan tanpa pendinginan tidak akan memberikan buih yang stabil. Jika buih terlalu sedikit produknya akan tampak basah, keras dan sangat dingin. Sedang jika buihnya terlalu banyak maka produknya akan tampak kering. Sel-sel udara pada es krim harus berukuran sekitar 100 mikron. Jika sel udaranya terlalu besar, es krimnya akan meleleh dengan cepat. Sedang jika sel udaranya terlalu kecil maka buihnya akan terlalu stabil dan akan meninggalkan suatu ‘head’ ketika meleleh.
Es krim mempunyai struktur koloid yang kompleks karena merupakan buih dan juga emulsi. Buih padat terjadi karena adanya lemak teremulsi dan juga karena adanya kerangka dari kristal-kristal es yang kecil dan terdispersi didalam larutan makromolekular berair yang telah diberi gula. Peranan emulsifier (misalnya: gliserol monostearat komersial) adalah untuk membantu stabilisasi terkontrol dari emulsi didalam freezer. Perubahan-perubahan polimorfis lemak pada es krim selama penyimpanan menyebabkan perubahan bentuk pada globula awalnya, yang berkombinasi dengan film protein yang agak lepas, menyebabkan terjadinya penggumpalan di dalam freezer. Stabilisasi gelembung-gelembung udara pada es krim juga terjadi karena adanya kristal-kristal es dan fasa cair yang sangat kental. Stabiliser polisakarida (misalnya: carrageenan) menaikkan kekentalan fasa cair, seperti juga gula pada padatan non-lemak dari susu. Stabiliser-stabiliser ini juga dikatakan dapat memperlambatan pertumbuhan kristal-kristal es selama penyimpanan. Hal ini karena jika kristal-kristal esnya terlalu besar maka akan terasa keras di mulut.
www.chem-is-try.org
Search This Blog
Total Pageviews
Popular Posts
-
Teknologi sambung rambut ( Hair Extention ) bak sentuhan ajaib yang bisa mengubah tampilan seseorang dalam sekejap. Dalam hitungan jam, Anda...
-
Seperti juga coklat, maka es krim adalah makanan favorit tua muda. Lihat saja di mal atau supermarket, tua muda rela antri untuk membeli es...
-
Tinggal di pinggir kota atau sedang melakukan perjalanan keluar kota terkadang mengganggu kelancaran komunikasi selular kita. Apalagi kala...
-
Belum yakin dengan pasangan Anda saat ini, meski tali kasih yang dibina sudah cukup lama? Tandai lewat sinyal ini untuk memberikan keyaki...
-
Berikut adalah tips-tips tentang pemilihan rumah Kontrakan Murah bagi mahasiswa, antara lain sebagai berikut: 1. Teman Tentukan jumlah dan ...
-
Pembangunan apartemen di dki jakarta dan sekitarnya yang demikian pesat belakangan ini memberi tambahan pasokan ruang apartement harian yan...
-
Didirikan untuk mengenang peristiwa bersejarah yaitu bebasnya Yogyakarta dari Pendudukan Belanda tahun 1949. Monumen ini terletak di Sariha...
-
Toyota all new alphard kini hadir untuk menjadi bintang. Alphard versi kedua ini memadukan unsur charismatic minivan mampu memberikan kesa...
-
Bunga mampu menjadi ladang bisnis tersendiri, dad kalangan petani hingga perangkai bunga. Bahkan kini banyak berdiri Toko Bunga yang m...
-
Hal terpenting yang harus dibentuk adalah, bahwa diantara orang tua ataupun guru dan anak harus ada pendekatan yang menyenangkan. Usia1- 3 t...