Home >Unlabelled > Botol Susu Mengandung BPA harus di Waspadai
Botol Susu Mengandung BPA harus di Waspadai
Posted on Sunday, March 14, 2010 by Unknown
Meski pada tahun 2008 sudah dinyatakan aman, tetapi otoritas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) menyatakan kekhawatirannya akan risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh bisphenol-A (BPA) berbahan polikarbonat yang banyak dipakai dalam kemasan plastik, termasuk Botol Susu.
Dalam pernyataannya FDA mengatakan BPA berpotensi membahayakan otak, menyebabkan gangguan perilaku, serta menimbulkan efek serius pada kelenjar prostat janin, bayi dan anak-anak. Untuk itu FDA akan bekerjasama dengan lembaga riset pemerintah untuk mengetahui dampak senyawa kimia ini pada hewan dan manusia.
Kekhawatiran akan BPA ini berdasarkan pada hasil beberapa studi yang menyatakan BPA membahayakan kesehatan manusia, termasuk pada janin. Meski demikian, pejabat kesehatan di AS menyatakan belum ada bukti BPA berbahaya bagi manusia.
Walaupun FDA tidak mengeluarkan larangan peredaran produk plastik BPA namun lembaga tersebut mengimbau masyarakat untuk membatasi paparan BPA, misalnya memilih produk plastik yang tidak mengandung BPA, tidak menaruh cairan panas dalam botol BPA dan memastikan produk plastik yang akan dimasukkan ke microwave aman.
FDA juga menyarankan agar para ibu memberikan ASI kepada bayinya minimal 12 bulan untuk mengurangi paparan BPA.
BPA telah digunakan sejak tahun 1960-an untuk mengeraskan plastik, botol kemasan isi ulang, produk kaleng susu dan soda, dan sebagainya. Produk plastik yang mengandung BPA biasanya bertanda 7 di tengah serta bertuliskan "other". Senyawa kimia BPA dinilai berbahaya karena dapat larut ke dalam makanan.
Penelitian terhadap 2.000 responden menemukan 90 persen responden memiliki kadar urin yang mengandung BPA. Kandungan BPA juga ditemukan pada ASI, darah wanita hamil dan plasenta janin.
Beberapa negara di Eropa sejak beberapa tahun lalu telah melarang peredaran produk makanan bayi yang mengandung BPA. Meski pihak the American Chemical Council bersikeras BPA aman. Menyikapi hal ini, tak ada salahnya bila Anda menghindari produk plastik dengan BPA, terutama perlengkapan, Botol Susu, makanan bayi dan anak.
kesehatan.kompas.com
Search This Blog
Total Pageviews
Popular Posts
-
Direktorat jenderal (ditjen) pajak akan menertibkan konsultan pajak . Untuk itu, akan dibuat peraturan baru yang mengatur jelas hak dan...
-
Bisnis online tidak jauh berbeda dari bisnis biasa. Anda cukup berpikir bagaimana sebuah bisnis offline bisa sukses. Prinsip ini pun bisa...
-
Bagi kaum hawa, memang sangat penting terlihat menawan dengan Paket Kosmetik . Tapi anda mungkin perlu tahu beberapa aturan dasar dalam bela...
-
Pt indosat tbk memperkenalkan akses hspa (high speed packet access) yaitu hsdpa phase 2 dan hsupa untuk kecepatan download data (downli...
-
Kegigihan TP PKK Kelurahan Maphar, Tamansari, Jakarta Barat, membina ibu-ibu rumah tangga mulai membuahkan hasil. Sedikitnya 12 ibu-ibu angg...
-
Tak hanya masyarakat Bandung saja yang antusias mengikuti lomba Desain Logo 200 tahun Bandung . Animo peserta dari kota-kota lain juga tin...
-
Kini muslimah bisa bereksperimen dengan busana. Menilik perkembangan busana muslim, rasanya pelaku mode Indonesia patut bersyukur. Pasalny...
-
Souvenir pernikahan yang banyak ditawarkan oleh agen bisnis percetakan murah dapat membantu anda dalam memilih dan menentukan model suvenir ...
-
Meski pada tahun 2008 sudah dinyatakan aman, tetapi otoritas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) menyatakan kekhawatirannya akan risiko k...
-
Saat ini usaha Toko Baju Distro semakin diminati untuk dijadikan bisnis. Masyarakat yang umumnya kaum muda dan ABG cenderung lebih memilih ...