Home > tutup oli > Tips Mengganti Sendiri Oli Mesin Mobil Anda
Tips Mengganti Sendiri Oli Mesin Mobil Anda
Posted on Thursday, September 18, 2008 by Unknown
Walaupun sebenarnya mengganti oli mesin mobil anda adalah proses yang mudah, banyak orang lebih suka pergi ke bengkel untuk menggantinya. Berikut ini adalah beberapa tips bagi mereka yang ingin menghemat sedikit waktu dan biaya, dengan mengganti oli mesin mobil sendiri.
Langkah Persiapan
1. Tempatkan mobil Anda pada permukaan yang benar-benar datar.
2. Mobil harus benar-benar dalam kondisi berhenti (tak bergerak). Kalau perlu, gunakan jack stands untuk menahan body mobil.
3. Jack stands harus selalu terpasang saat mobil diangkat dengan dongkrak. Jangan berada di bawah mobil jika mobil masih dalam kondisi didongkrak.
4. Selalu gunakan sarung tangan yang berbahan tebal dan anti panas saat mengganti oli mesin mobil, untuk menghindari katup penutup oli yang panas.
Peralatan Yang Dibutuhkan
1. Buku panduan. Ini sangat penting untuk bisa mengetahui informasi tentang jenis oli mesin dan berapa banyak takaran yang dibutuhkan mesin mobil Anda
2. Oli mesin mobil
3. Mangkuk penampung oli bekas
4. Filter oli baru
5. Kunci filter oli
6. Kunci pembuka bergigi
7. Sarung tangan
8. Seperangkat kunci baut
9. Lap
10. Corong
11. Dua buah jack stands atau penyangga body mobil
12. Dongkrak
Mengganti Oli
1. Saat kita mempersiapkan peralatan untuk mengganti oli mesin, biarkan mesin mobil menyala selama kurang lebih 10 detik, sebelum mulai mengganti oli. Kemudian, tempatkan mobil Anda pada permukaan yang datar dan pasanglah hand-rem atau rem tangannya.
2. Letakkan dongkrak di atas permukaan yang keras dan sekiranya mampu menopang body mobil.
3. Dongkraklah bagian depan mobil dengan hati-hati. Kalau perlu, masukkan gigi satu untuk mobil-mobil yang bertransmisi manual. Atau lebih meyakinkan lagi, ganjallah ban belakang mobil dengan batu.
4. Lihatlah pada buku manual, dimana letak katup untuk membuang oli. Biasanya itu terletak di bagian depan-tengah-bawah dari mobil.
5. Pastikan mangkuk penampung oli bekas berada di bawah katup pembuang oli, sebelum membuka katup tersebut. Dengan menggunakan kunci pembuka, bukalah katup tersebut searah dengan jarum jam (jika Anda membukanya dari atas). Hati-hati, bisa jadi suhu oli masih panas.
6. Biarkan oli keluar hingga benar-benar habis, sementara bersihkan katup pembuangan oli tersebut, serta bukalah katup untuk memasukkan oli yang baru. Setelah itu pasanglah kembali katup pembuangan, kencangkan dengan wajar (jangan terlalu kencang).
7. Gantilah oli filter yang lama dengan yang baru. Periksa seal dari filter dan tambahkan lapisan film baru yang tebal untuk melapisi seal. Kemudian pasanglah filter oli yang baru dan kencangkan dengan tangan.
8. Setelah filter baru terpasang, bukalah tutup oli mesin, masukkan corong dan tuangkan oli mesin yang baru, sesuai dengan takaran yang telah ditetapkan pada buku panduan. Setelah takaran terpenuhi, tutuplah kembali tutup oli dan bersihkan tumpahan oli di sekitar lubang tersebut.
9. Hidupkan mobil dan biarkan mesin menyala beberapa saat. Kemudian periksalah ketinggian oli dengan tongkat ukur (sudah terpasan di atas mesin) dan tambahkan oli lagi jika diperlukan.
10. Periksalah kemungkinan kebocoran di saluran pembuangan oli dan filter oli yang baru. Jika ada, kencangkan hingga tak terlihat rembesan oli. Sebagai tambahan, jika Anda selalu menambahkan oli untuk mendapatkan takaran yang pas, berarti ada kebocoran oli pada mesin. Maka Anda harus segera memeriksa letak kebocorannya. Atau segeralah menghubungi bengkel yang terdekat.
Perhatikan tanggal penggantian oli tersebut dan jarak tempuh mobil Anda. Oli sebaiknya diganti tiap 3000 km, atau tiap tiga bulan sekali, jika Anda tak terlalu sering dan tak jauh mengendarainya. Penggantian oli yang terlambat akan berakibat pada mudah naiknya temperatur mesin dan bunyi mesin yang kasar.
Saat mengganti oli, sebaiknya Anda juga memeriksa juga bagian mobil lainnya yang mengandung cairan, seperti pendingin, power steering, transmisi dan juga rem. Siapa tahu diperlukan penambahan cairan atau oli rem, sehingga Anda juga bisa mengontrolnya. Nah, selamat mencoba.
http://www.kapanlagi.com
Temukan Informasi Rental Mobil Medan, Sewa Mobil Medan, Rental Mobil Di Medan, dan Sewa Mobil Di Medan hanya di Rental & Sewa Mobil Medan : Jasa Rental & Sewa Mobil Di Medan 88DB.com
Category Article filter oli, oli asli, oli bekas, oli indonesia, oli mesin, oli mobil, oli motor, produk oli, rem oli, tutup oli
Search This Blog
Total Pageviews
Popular Posts
-
Hari pernikahan adalah hari yang paling berbahagia bagi mereka yang menikah. Pada hari pernikahan tentunya banyak sekali beraneka ragam j...
-
Sebarapa banyak Anda yang sering belanja di supermarket, mini market atau tempat ritel ? pasti hampir semua kita sering sekali belanja di ...
-
Paket Study tour - Study Tour merupakan kegiatan positf dan memiliki banyak manfaat bagi anak-anak. Biasanya study tour di adakan untuk ...
-
Sewa mobil tour car di bali berbagai macam jenisnya, serta syarat ketentuan berlaku, sangat bervariasi terutama masalah jenis mobil dan ha...
-
Villa Puncak - Liburan akhir tahun semakin dekat. Bagi kamu yang ingin liburan ke puncak, baik bersama teman atau keluarga, tentunya ing...
-
Banyak orang menganggap kalau bisnis 'Parsel' adalah bisnis musiman. Baik saat hari raya Idul Fitri , hari Natal maupun Tahun ...
-
Menurut Amnesti Internasional, setidaknya 5.837 eksekusi dilakukan di 22 negara dan teritori ditahun 2010. Artikel ini memuat daftar 10 n...
-
Anda yang sudah bosan menjadi pegawai tentunya ingin sekali menjadi seorang pengusaha. Apalagi jika di sekeliling Anda banyak sekali orang...
-
Suasana pegunungan merupakan tempat berlibur paling nyaman bagi keluarga. Ada dua tempat favorit berlibur bagi keluarga yaitu ke daerah pant...
-
Kebanyakan orang dalam design art atau design interior terlalu berpatokan pada aksesoris interior desain dengan material yang berharga ma...
